Berita 2017 Terupdate

Sekelumit Mitos & Fakta Cincin Kawin yang Jarang Terungkap

Cincin menjadi perhiasan yang sangat penting dalam sebuah pernikahan. Ternyata penggunaan cincin sebagai simbol pernikahan ini sudah ada sejak zaman Mesir kuno. Tradisi menyematkan cincin di jari kedua pasangan pengantin terus berlangsung hingga saat ini. Cincin kawin umumnya menggunakan desain sederhana bulat tanpa putus. Makna dari desain yang demikian yaitu agar perjalan pernikahan pengantin tersebut terus terjalin serta semua berjalan dengan lancar. Penggunaan cincin nikah ini ternyata memiliki mitos dan fakta yang masih jarang dibicarakan.

5 Mitos & Fakta Cincin Pernikahan

Sebagai perhiasan pernikahan, cincin memiliki makna yang sangat sakral. Bahkan, cincin pernikahan juga memiliki mitos dan fakta unik yang menarik untuk diketahui. Berikut adalah mitos & fakta yang telah kami rangkum untuk Anda.

Cincin Kawin
Cincin Kawin

Cincin Berlian Hanya Untuk Bangsawan

Pada zaman dahulu hanya orang-orang dari kalangan bangsawan saja yang boleh mengenakan cincin berlian. Namun, seiring dengan pergantian zaman cincin berlian boleh dikenakan oleh siapapun.

Di zaman modern seperti sekarang ini, cincin berlian lebih umum digunakan sebagai cincin pernikahan. Hal ini dikarenakan berlian adalah benda yang sangat spesial serta memiliki nilai sangat tinggi. Sehingga wajar jika Anda menggunakan perhiasan terbaik untuk hari bersejarah dalam hidup Anda.

Di Gunakan Di Jari manis

Orang-orang Yunani kuno menggunakan cincin kawin di jari manis sebelah kiri karena mereka menganggap terdapat pembuluh darah yang mengalir ke jantung. Anggapan ini ternyata tidak terbukti secara ilmiah sehingga hal ini adalah mitos belaka. Namun demikian, tradisi menggunakan cincin nikah di jari manis kiri terus berlanjut hingga saat ini.

Terbuat Dari Tanaman

Jauh sebelum peradaban modern, orang-orang zaman dahulu membuat cincin nikah dari tanaman. Tanaman papyrus merupakan jenis tanaman yang sering digunakan sebagai cincin nikah dan dianyam dengan alang-alang membentuk bulat melingkar.

Cincin yang terbuat dari logam seperti emas, perak atau logam lainya mulai dibuat ketika orang-orang sudah beralih ke peradaban yang lebih maju. Saat ini, bentuk dan desain perhiasan lebih rapi dan beragam berkat dukungan teknologi yang semakin berkembang.

Alat Penyembuh

Bagi masyarakat modern cincin hanya dijadikan simbol bahwa seseorang tersebut sudah dimiliki orang lain. Namun, pada zaman dahulu cincin nikah memiliki mitos sebagai alat penyembuh penyakit tertentu. 

Orang-orang Somerset biasa mengobati sakit mata dengan menggunakan cincin nikah. Cara mengatasinya yaitu dengan menggosokkan cincin tersebut pada mata yang terkena infeksi. Mereka percaya hal tersebut dapat menyembuhkan sakit mata yang diderita.

Mitos lain juga datang dari Irlandia, mereka percaya bahwa cincin nikah dapat menyembuhkan kutil. Mereka akan menggunakan duri dari tanaman gooseberry untuk menusuk kutil melalui cincin nikah tersebut. 

Simbol Keharmonisan

Cincin berlian yang sering dipilih sebagai cincin nikah yaitu model solitaire diamond yang melambangkan kesetiaan. Selain itu, orang-orang juga lebih memilih berlian berwarna putih berkilau bagai permata cincin tersebut. Sebagian orang lebih memilih berlian berwarna biru sebagai permata berlian cincin nikah arena dianggap sebagai lambang keharmonisan. 

Model Cincin Pernikahan

Cincin di atas adalah salah satu koleksi Mondial Jeweler yang dapat Anda jadikan referensi. Model tersebut cocok untuk Anda yang menyukai desain minimalis. Cincin tersebut terbuat sepenuhnya dari emas kuning. Cincin wanita dipercantik dengan permata berlian yang tidak terlalu mencolok, sedangkan cincin laki-laki polos tanpa permata. Model cincin kawin terbaru lainnya dapat Anda pilih dengan mengunjungi toko secara langsung. Jika Anda ingin lebih praktis bisa juga melihat koleksi tersebut di website resmi Mondial Jeweler.