Berita 2017 Terupdate

Paduan Suara Universitas Di Indonesia Kembali Menorehkan Prestasi

Pada sebuah festival di Spanyol, tim paduan suara Paragita Universitas Indonesia berhasil menyabet dua juara sekaligus. Menjadi salah satu universitas di Indonesia yang berprestasi di kancah internasional, membuat UI semakin berbangga hati.

Pada Festival Internacional Musica de Cantonigros, tim yang beranggotakan 24 orang ini berhasil menggondol dua posisi. Yang pertama adalah posisi runner-up pada kategori mixed choir. Untuk kategori ini, kemampuan Tim Puspa Indonesia Paduan Suara Mahasiswa Universitas Indonesia (PSM UI)  patut diacungi jempol. Karena mereka hanya terpaut dua poin dari juara pertama. Yaitu Cantoria de la Merced, Spanyol.

Universitas di Indonesia

Dan untuk kemenangan yang kedua, Paragita berhasil meraih second runner-up pada kategori folksong. Dalam penampilannya, tim paduan suara ini juga turut serta mengenal kebudayaan Indonesia. Yaitu dengan menampilkan lagu Soleram, Tari Indang, serta Tari Digadingdango yang berasal dari tanah Minang.

Setelah sebelumnya juga berhasil menggondol prestasi di Italia, kini Paragita mulai menyiapkan diri untuk perlombaan selanjutnya. Di Italia sendiri, tim paduan suara UI ini berhasil menggondol dua kategori. Prestasi ini mereka raih pada sebuah perlombaan 62and Guido D`Arezzo International Polyphonic Competition di Arezzo, Italia.

Dengan keberhasilannya dalam menyabet berbagai penghargaan, menjadikan salah satu universitas di Indonesia ini semakin mantap di kancah internasional. Yaitu dengan mengikuti International Choral Contest Habaneras Torrevieja di Spanyol.

Tim paduan suara yang didirikan sejak tahun 1983 ini memang patut untuk diperhitungkan. Dengan latihan yang disiplin serta terpilihnya talenta-talenta yang berbakat, membuatnya menjadi terkenal. Sudah banyak prestasi yang diraih di dalam negeri. Dan kini, Paragita mulai menancapkan kaki mereka di dunia paduan suara internasional.

Selain bisa membanggakan Indonesia dengan prestasi yang diraih, tim paduan suara ini juga berhasil memperkenalkan budaya negaranya. Pemilihan warna dan corak yang ada pada kain Minang , membuatnya menjadi nilai tambahkan bagi dewan juri.

Memang sudah sebaiknya tim paduan suara universitas di Indonesia mulai unjuk gigi. Karena dengan mengikuti ajang seperti ini bisa sekaligus memperkenalkan Indonesia di dunia.