Berita 2017 Terupdate

Universitas Indonesia  Kampus Bebas Rokok

 

Memilih perguruan tinggi terbaik sangat sulit, apalagi dengan pesingrid yang tinggi. Hal tersebut harus didukung oleh kompetensi akademik yang tinggi. Seperti pada UI, dari tahun ke tahun pesingridnya semakin meningkat.  

Maka tak heran jika UI selalu menjadi pilihan favorit karena merupakan universitas terbaik jakarta. Berbagai jurusan di UI sangat kompeten sehingga jurusan apapun di UI lulusannya pasti diterima di perusahaan-perusahaan di Indonesia. Hal ini karena sudah terbukti lulusan UI sangat kompeten di perusahaan mereka.

UI sebagai Universitas terbaik jakarta mampu menggodog para mahasiswanya menjadi generasi yang berkualitas. Hal ini didukung dengan berbagai factor seperti fasilitas pendidikan yang lengkap, pendidikan ditangani oleh tangan-tangan professional, dan system pengelolaan yang maksimal.

Seperti pada tahun ini di rektur UI Prof. Dr. Ir. Sigit Pranowo Hadiwardoyo, DEA mengeluarkan undang-undang tentang kawasan bebas rokok. Undang-undang yang ditetapkan pada tanggal 3 Februari 2017 ini bertujuan untuk memaksimalkan pengelolaan sistem pendidikan di lingkungan vokasi UI. Isi dari undang-undang itu diantaranya:

  • Dilarang menghisap atau menikmati rokok, kecuali di tempat yang telah disediakan untuk merokok.
  • Perusahaan rokok atau institusi yang citranya terkait dengan rokok dilarang menjadi sponsor yang terkait dengan kegiatan mahasiswa, pendidik dan enaga kependidikan.
  • Program pendidikan vokasi UI tidak menerima beasiswa yang berasal dari perusahaan rokok atau dari institusi yang citranya terkait dengan rokok.
  • Penerima beasiswa di lingkungan program pendidikan vokasi UI bukan perokok aktif.
  • Petugas satuan keamanan berhak  menegur warga program pendidikan vokasi UI yang merokok di area program pendidikan vokasi UI.
  • Sanksi bagi yang merokok di lingkungan program pendidikan vokasi UI dikenakan denda sebesar Rp. 100.000,- untuk di setorkan ke rekening Non-BP Vokasi.
  • Bagi pelapor dengan bukti yang cukup akan diberikan insentif sebesar Rp. 50.000,- bagi yang bisa menangkap tangan pelaku pelanggaran.

Demikianlah undang-undang yang dikeluarkan UI demi mencetak  generasi berkualitas. Sebagai universitas terbaik jakarta, UI meyakini bahwa rusaknya generasi salah satunya dikarenakan rokok. Untuk meminimalisir pengguna rokok maka di keluarkanlah peraturan ini.

Meskipun sumbangan perusahaan rokok pada pendidikan sangat besar namun tidak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh rokok. Oleh karena itu UI memutuskan hubungan dengan perusahaan rokok atau dari institusi yang citranya terkait dengan rokok.