Berita 2017 Terupdate

Menu Diet Sehat Organik

Tren mengkonsumsi makanan organik terus meningkat seiring dengan kesadaran akan pentingnya faktor kesehatan. Sebagian masyarakat rela mengeluarkan isi kocek lebih besar demi mendapatkan buah-buahan atau sayuran organik. Beberapa tahun belakangan ini bermunculan gerai khusus yang menjual bahan pangan organik. Makanan organik dinilai sehat karena dari proses penanaman sampai panen tidak bersentuhan dengan zat kimia atau menggunakan bahan sintetis, seperti pestisida, herbisida, pupuk dengan kandungan kimia, dan penyuntikan hormon atau antibiotik. Prosesnya pun tanpa radiasi ionisasi maupun rekayasa genetika.

Gaya hidup yang pro organic telah menjadi tren pola hidup terutama di perkotaan. Gaya hidup seperti ini tercermin dari pemilihan bahan makanan yang lebih memilih makan organik. Berdasarkan penelitian para ahli gizi, makanan organik sangat ampuh untuk menurunkan berat badan. Mengonsumsi makan organik berhubungan dengan resistensi insulin, maksudnya dengan mengonsumsi makanan organik menurunkan atau menyingkirkan lemak ekstra dalam tubuh. Pemilihan makanan organik untuk kepentingan diet disebut menu diet sehat.

Berikut ini contoh menu diet sehat dalam sehari. Komposisi yang tepat untuk diet cara ini adalah hidrat arang 230 gram, 76 gram protein, dan lemak 34 gram. Dengan mengonsumsi makanan organik setara 1500 kalori perhari diperkirakan akan terjadi penurunan berat badan sebanyak 1 kg dalam seminggu. Untuk keberhasilan program penurunan berat badan diperlukan motivasi yang besar. Timbulkan rasa percaya diri, pasti berhasil menurunkan berat badan, serta perlu disiplin yang tinggi untuk mengikuti petunjuk dokter atau ahli gizi. Tidak perlu menimbang berat badan setiap hari, tetapi cukuplah satu minggu sekali.

Ciptakan suasana menjalankan diet dengan mengonsumsi makanan organik bukanlah paksaan tetapi anggaplah sebagai suatu latihan disiplin diri. Cara diet sehat alami juga bisa ditempuh dengan mengonsumsi makanan sarapan sereal Crantz.  Bahan baku Crantz adalah singkong, kedelai, dan pisang. Makanan ini mengandung protein dan energi yang tinggi serta dibuat sebagai upaya untuk mengatasi masalah kekurangan energi protein. Makanan ini selain sehat merupakan juga menu diet sehat, juga terjangkau oleh masyarakat. Dan yang terpenting makanan ini memiliki fungsi dapat memudahkan buang air besar. Oleh karena itu, makanan ini sifatnya mengenyangkan tetapi tidak menggemukan, sehingga makanan-makanan ini dapat membantu menahan pertambahan berat badan.